Miris Mendengar E-KTP Di Daerah Bangil

January 10, 2019


E-KTP, mendengarnya saja... Rasanya aku ingin sekali berpindah warga negara. Gimana enggak? Cara dapetin KTP aja sulitnya minta di tampol. Dari penanganannya yang ga maksimal, ga ada keramahan dari pihak pengurus, dan tanggal jadinya yang tidak ada kejelasan sama sekali.

Entah siapa yang salah dalam masalah ini, apakah dari pemerintahan derahnya? ataukah dari pemerintahan pusatnya yang tidak mengakomodasikan pemerintah daerahnya? kalo menurutku sih yaa.. ini bukan dari pemerintah pusatnya. Karena...

Beberapa dari temenku yang berada di daerah yang berbeda, seperti Madura, Jakarta, Riau, dan banyak daerah lainnya itu bisa dapetin KTP gampang banget, malah ada yang sampe di anterin di rumahnya. Ada juga program KTP yang di urus langsung oleh sekolah. Jadi enak kan.

Eh disini kok, susahnya minta ampun. Temenku udah urus E-KTP dari bulan Mei 2018 sampai sekarang belum jadi, cuma dapet surat keterangan. bukan hanya itu, kita juga mendapat beberapa masalah dalam proses pembuatannya. Berikut masalah yang kita hadapi:

Penanganan Yang Ga Maksimal

Pertama kali dateng ke kecamatan Bangil, kaget gitu ngeliat para pengurus datanya, mereka memiliki muka yang geram, dan tidak ramah terhadap penduduk yang sedang mengurus disana. Aku pun mencoba untuk mengurus data KTP ku. baru aja mau naruh, malah di marahin. Katanya "Sek-sek sabar" dengan muka yang dapat buat aku kesal.Untung aja masih sabar.

Tidak Ada Kepastian Jadi

Setelah semua data selesai ku urus. Aku diberikan kertas kecil seperti kwitansi, katanya itu kertas di buat untuk ambil KTP 3 minggu lagi, okedeh aku tunggu 3 minggu kedepan. Setelah 3 minggu, aku mencoba untuk mendatangi kantor UPT kembali dengan membawa kertas tersebut. Langsung menuju tempat penerimaan. Dan jawaban dari pengurusnya seperti ini, "Oh kalo ini ya tentu belum jadi mas" wajah agak kesel ya, masa kita di beri janji palsu.

Lalu sebelum beranjak pergi aku mendengar wanita yang katanya juga mau mengurus KTP yang suda di buat 1 tahun yang lalu. Lalu aku terdiam mendengarnya. Bayangin aja, KTP 1 tahun lalu aja belum jadi, apalagi punya ku yang baru 3 minggu. Lalu dengan kesal aku pergi keluar Kantor UPT tersebut.

Pesan untuk pemerintahan daerah dan lainnya. Berikan penanganan yang maksimal kepada kami para masyarakat Indonesia dalam mengurus semua data yang diperlukan, toh semua data itu kalian yang mewajibkan kami memilikinya. Ramahlah kalian saat bekerja untuk masyarakat, toh kalopun kalian ramah kan enak jadinya, kita enak, kalian juga enak. gimana kalo kaliannya malah ga ramah, kita susah, kalian juga susah nanti di akhirat di pertanggung jawabin.

Saran, coba progaram baru yang dapat memudahkan kita dalam mengurusi data kependudukan negeri ini. seperti program pengurusan KTP pada setiap sekolah untuk para siswa yang berumur 17 tahun. kan enak. Kita sebagai siswa tidak mengalami kesulitan dalam pengurusannya.

Sekian Terima Kasih.

NB: Apakah video ini hanya berada di daerah itu saja? kenapa daerah kami tidak?




You Might Also Like

0 Comments

Like us on Facebook